Rabu, 02 Maret 2011

Tips Merawat Ban Mobil

Bagi anda yang menggunakan mobil sebagai sarana transportasi sehari-hari, pernahkah anda memikirkan bagaimana kinerja ban mobil anda?
Kondisi ban mobil menentukan kenyamanan dan keselamatan berkendara, bahkan berpengaruh pada operasional.

Kebetulan saya menggunakan mobil tua tetapi memiliki jiwa muda. Mobil warisan kedua orang tua saya yaitu super jimny 4x4 1982 (padahal saya lahir pada tahun 1987). Saya akan membagi pengalaman saya dalam merawat ban mobil secara singkat dan sederhana.

Hal pertama yang mudah dilakukan adalah memeriksa batiknya ban (begitulah istilah di dunia perbengkelan untuk alur/corak ban). Karena alur/corak ban inilah yang menentukan ban tersebut masih aman atau perlu diganti. Ban gundul (ban yang sudah hilang alur/coraknya) sangat berisiko mengalami selip, apalagi pada cuaca di sebagian besar daerah di Indonesia yang terus-menerus mengalami hujan. Jika ban anda sudah gundul, segeralah pergi ke toko/bengkel ban untuk membeli yang baru.

Saya ada beberapa tips bagi yang akan membeli ban baru (sebenarnya adalah tips dari bapak saya):
  • Usahakan mengganti ban anda secara bersamaan, atau membelinya sepaket. Maksudnya, anda membeli sejumlah 5 ban sekaligus bersamaan (sudah termasuk ban cadangan) dengan merk yang sama. Karena masing-masing merk ban memiliki ketebalan dan beberapa karakteristik lainnya yang berbeda-beda (sesuaikanlah dengan kebutuhan). Memang terkadang membeli ban sejumlah 5 sekaligus terasa berat, tetapi dijamin anda akan merasakan kenikmatan berkendara yang terpuaskan. J

Pengalaman pribadi: saya pernah membeli ban mobil 1 per 1, merknya pun berbeda. Alhasil, kekenyalan ban berbeda, ketebalan ban tidak rata, ada yang masih tebal sementara lainnya sudah tipis. Ibarat kaki orang yang panjang sebelah. Sigh.

  • Sesuikanlah dengan ukuran standar pabrik, dengan alasan sudah dilakukan berbagai penelitian. Tidak jarang beberapa orang ingin terlihat lebih ini dan itu menggunakan ban lebih besar atau lebih kecil dari ukuran yang seharusnya. Penambahan/pengurangan ukuran ban mempengaruhi beban mobil. Selain itu juga berpengaruh pada banyaknya bidang kontak yang nempel di aspal.

Kalo masih tetap ingin menggunakan ban diluar ukuran standar pabrik, saran saya: berkonsultasilah dengan para ahli ban.

  • Selagi masih baru, gantilah ban belakang dengan ban cadangan setiap 3 bulan sekali (atau kalo ingin repot bisa dilakukan setiap hari. Hehe.). Selain siswa di sekolah dan pegawai di pabrik, ban juga membutuhkan rotasi à rotasi ban. Ini bertujuan untuk menjaga ketebalan ban agar tetap sama.

Untuk perawatan ban sehari-hari, tipsnya sebagai berikut:

  • Sesuaikanlah tekanan angin ban depan dan ban belakang dengan ketentuan dari pabriknya. Pada beberapa mobil modern, ketentuan tersebut tercantum pada pintu pengemudi mobil. Jika tidak ada, konsultasikan kepada para ahli ban atau googling di internet. J Oleh karena itu, periksalah tekanan angin ban anda secara rutin. (frekuensi waktunya silahkan ditentukan sendiri)

Ban kempes mempengaruhi laju kendaraan karena peforma mesin menjadi bertambah. Hal tersebut berpengaruh pada konsumsi BBM.

  • Berkemudilah dengan wajar. Hindari mengebut, karena kecepatan tinggi akan mempercepat ban menjadi aus. Selain itu, hindarilah mengerem secara mendadak.
  • Hindarilah lubang-lubang di jalan. :P
  • Pastikan penutup pentil pada tempatnya, karena dapat menyebabkan kebocoran udara.
  • Memeriksa keseimbangan ban mobil secara berkala, lakukan spooring and balancing secara periodik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar